Hidup di dunia berdampingan dengan keinginan, sejalan dengan angan² yang berusaha direalisasikan. Materi, kasih, kesenangan, pencapaian. Manusiawi. Padahal, justru keingingan itu membuat kita menderita. Seperti pisau bermata dua. Hancur karena keinginan itu sendiri. Semakin diinginkan semakin tidak sadar kita menderita karenanya. Ketika didapat pun, menderita pula karenanya. Tapi, hakikat manusia adalah memuaskan keinginannya. Siklus yang akan terus berputar.
Orang kaya menderita karena kaya, orang miskin menderita karena miskin.
Orang tua menderita karena tua, orang muda menderita karena muda.
"Inginkanlah separuh keinginan saja" -Kahlil Gibran
Komentar
Posting Komentar