Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2024

Puisi 5

Segenap Biru Kelasi F.A. Bersyukur kau bukan pena Yang mengerti seluk-beluk rimbun keladi, kala rindu merengkuhku Bersyukur kau bukan selembar kertas Yang mengerti kepingan tajam benakku, menusuk permukaan kian dalam Bersyukur juga kau bukan huruf dan kalimat Yang tau betul segalanya karena, hanya dengan tulisan inilah aku bisa mengkritik dan memujimu

Puisi 4

Sepasang Merpati F.A. Melana, dikau tak kunjung datang Menghampiriku bersama kepak dan sayup Wajar bila mawar yang kusimpan kering Karna ia tak akan kemana-mana, jika kau tak ada Nanti, saat jatuh sudah kelopak terakhir Buka lagi pintu sangkar kalbu, jika kau sudi Karenaku tak mungkin tak tahu, kau adalah merpati yang tak akan kembali