Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2023

Pagar

Rasanya aneh bila tak dikata ada. Sedikit demi sedikit menginvasi, memupuk akar, batang dan durinya ...  Sebagaimana adanya telah tak terkira apakah benih itu jatuh sejak dahulu ataukah baru kemarin, karena dengan melihatmu sekejab membuatnya terasa seperti kemarin. Jika memang tak bisa ku petik, biarlah kurawat bunganya meski durinya menusuk jariku. Karena percuma jika aku bisa memetiknya, bila nyatanya darah yang menetes dari jariku menghalangi harumnya, barang hanya setetes. Bagaimana bisa kukatakan untuk menyukai sebab-sebab bunga itu tumbuh jika aku telah memusatkan rasa benci akan mengapa aku masih disini dan tak menemukan kehadiran bungaku sendiri? Bagaimana bisa terjadi? Bagaimana bisa aku menyukainya, saat aku tahu aku tidak menyukai diriku sendiri. Aku ingin menggapai keduanya, namun pada akhirnya aku hanya bisa memilih satu. Dan aku memilih untuk tidak kehilangan diriku sendiri.